Teknik Industri | Fakultas Teknik Universitas Andalas
Teknik Industri | Fakultas Teknik Universitas Andalas
Padang (JTI, Unand) - Pada tanggal 5 Juli 2022, berdasarkan Peraturan Rektor No. 8 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Organ Pengelola (OTK OP) Universitas Andalas, dikukuhkan Ketua dan Sekretaris Departemen di lingkungan Universitas Andalas termasuk Ketua dan Sekretaris Departemen Teknik Industri.

Selamat diberikan kepada Ketua dan Sekretaris Departemen Teknik Industri, Bapak Feri Afrinaldi, Ph.D dan Bu Yumi Meuthia, MT yang telah dikukuhkan oleh Rektor Universitas Andalas dan seluruh sivitas akademik Departemen Teknik Industri. Semoga Departemen Teknik Industri semakin maju dan sukses ke depannya.
Admin Web JTI
Padang (JTI, Unand) - Ifan Arenza mahasiswa Program Sarjana Jurusan Teknik Industri berhasil menjuarai Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat Fakultas Teknik (FT) Tahun 2022. Ifan berhasil keluar sebagai terbaik 1 dengan mengusung gagasan kreatif diversifikasi pengolahan ubi jalar untuk pengembangan industrialisasi guna meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Ifan berhasil membuat juri tertarik dengan gagasan kreatif dan deskripsi diri yang disampaikan. Ide dan capaian unggulan yang dimiliki berhasil membawanya pada kemenangan. Kemenangan Ifan tidak terlepas dari dukungan Ketua Program Studi, Ketua Jurusan hingga dosen di Jurusan Teknik Industri, yang membimbing dan membina Ifan selama proses pemilihan mahasiswa beprestasi ini.
Ajang PILMAPRES FT ini merupakan perlombaan mahasiswa berprestasi yang mempertemukan mahasiswa terbaik se-Fakultas Teknik Universitas Andalas. Ajang ini mengukur dari berbagai bidang capaian, baik itu prestasi akademik dan non-akademik, organisasi, penghargaan, serta keterlibatan dalam masyarakat. Ajang ini dilaksanakan dari tanggal 16 April hingga penguman pada 7 Mei 2022.
Penyerahan hadiah dan penghargaan sendiri dilakukan pada puncak kegiatan Dies Natalis Fakultas Teknik ke-37 tahun 2022 yang diserahkan langsung oleh Dekan Fakultas Teknik.
Admin Web JTI
Padang (JTI, Unand) - Jurusan Teknik Industri Universitas Andalas berhasil memperoleh peringkat terbaik 2 berdasarkan Peringkat Jurusan Teknik Industri dan Manufaktur terbaik di Indonesia Versi SIR (Scimago Institution Ranking) Tahun 2022. Peringkat Jurusan Teknik Industri dan Manufaktur terbaik ini dinilai berdasarkan 3 indikator utama yaitu Research Factor, Innovation Factor dan Societal Factor. 3 (tiga) indikator utama ini kemudian diturunkan lagi menjadi sub-sub indikator.
Info selengkapnya terkait peringkat Jurusan Teknik Industri dan Manufaktur terbaik di Indonesia Versi SIR tahun 2022 dapat dilihat pada link berikut.
https://www.scimagoir.com/rankings.php?sector=Higher+educ.&area=2209&ranking=Overall&country=IDN
Selamat untuk seluruh sivitas akademika dan alumni Jurusan Teknik Industri Universitas Andalas.
Admin Web JTI
Padang (JTI, Unand) - Jurusan Teknik Industri pada Hari Kamis, 15 Juli 2020 pukul 13.30 – 15.45 WIB melaksanakan acara Workshop Series: Strategi Pembelajaran Berbasis Kasus dan Proyek, Case-Based Method (CBM) dan Project-Based Learning (PjBL) yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka Tahun 2021 yang didanai oleh Ditjen Dikti Kemdikbudristek. Program Studi Teknik Industri merupakan salah satu dari 2 (dua) program studi di lingkungan Universitas Andalas yang berhasil didanai melalui Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) Ditjen Dikti Tahun 2021. Program kompetisi memang diarahkan untuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di perguruan tinggi.

Narasumber dan Moderator Workshop Moderator, Narasumber dan Ketua Jurusan (Feri Afrinaldi, Ph.D)
Untuk melatih kemampuan higher order thinking skills (HOTs) bagi mahasiswa dalam rangka mempersiapkan lulusan dengan daya saing global, serta meningkatkan relevansi proses pendidikan dengan dunia usaha dunia industri (DUDI) dan masyarakat, dibutuhkan strategi pembelajaran aktif dan kontekstual dan metode asesmen capaian pembelajaran yang berbasis outcome. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mewadahi pendidikan abad 21 adalah Outcome-Based Education (OBE). OBE adalah pendekatan yang menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif, dan efektif. Model pembelajaran aktif dan kontekstual yang dipercaya mampu mendorong peningkatan kemampuan dan daya saing lulusan sebagaimana yang diharapkan oleh dunia kerja dan merupakan perwujudan dari konsep OBE diantaranya adalah Case-based method (CBM) dan Project-based learning (PjBL).
Model pembelajaran CBM dan PjBL ini bahkan dalam implementasinya sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 754/P/2020 tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri (IKU-PTN), merupakan salah satu dari 8 indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi yaitu bagian dari peningkatan kualitas kurikulum dan pembelajaran. Dengan pertimbangan tersebut maka Jurusan Teknik Industri Universitas Andalas menginisiasi pelaksanaan kegiatan Workshop untuk memberikan persamaan persepsi dan konsepsi tentang model pembelajaran CBM dan PjBL ini pada Hari Kamis tanggal 15 Juli 2021, pukul 13.00-15.00 WIB. Yang menjadi narasumber pada workshop kali ini adalah Dr. Cepi Riyana. MPd. dari Jurusan Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Kegiatan workhop kali ini dimoderatori oleh Dr. Eng. Lusi Susanti, dosen Jurusan Teknik Industri Universitas Andalas. Workshop kali ini merupakan awal dari serangkaian workshop yang akan diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Industri Universitas Andalas dan merupakan rangkaian kegiatan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka yang menangkan oleh Jurusan Teknik Industri Unand dengan dukungan dana dari Kemendikbud tahun 2021.


Workshop yang berlangsung daring selama lebih dari dua jam ini diikuti lebih kurang 240 peserta yang umumnya berasal dari Universitas Andalas, dari berbagai program studi. Dr. Cepi menjelaskan bahwa model pembelajaran CBM dan PjBL ini tidak spesifik untuk prodi tertentu, artinya dapat diterapkan oleh dosen yang mengampu mata kuliah dasar hingga mata kuliah pilihan, mau bidang eksakta maupun social humaniora. Inti dari model pembelajaran CBM dan PjBL ini adalah bagaimana dosen sebagai pendidik mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik dan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan intelektual, berfikir kritis dan analitis, komunikasi, serta kolaborasi yang akan sangat mereka butuhkan dalam menghadapi dunia yang semakin kompetitif.
Dr. Cepi juga memberikan contoh-contoh aplikasi dari model pembelajaran ini yang bisa dijadikan rujukan dalam implementasinya di mata kuliah kita masing-masing.
Link Youtube pada Channel Teknik Industri Unand: Workshop Series: Strategi Pembelajaran CBM dan PjBL
Admin Web JTI
Prodi Teknik Industri Universitas Adzkia - Website: https://ti.adzkia.ac.id/