10 April 2020

Hasil Seleksi dan Mekanisme Pendaftaran Ulang Calon Mahasiswa Yang Lulus SNMPTN 2020

Sesuai dengan jadwal, pengumuman kelulusan SNMPTN 2020 oleh Panitia Pusat telah yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 8 April 2020 pada laman https://ltmpt.ac.id, https://www.snmptn.ac.id/ dan https://snmptn.unand.ac.id.

Bagi calon mahasiswa yang diterima pada program studi S1 Teknik Industri Universitas Andalas dapat membaca pengumuman kelulusan di sini dan Tata cara pendaftaran ulang di sini.

Calon mahasiswa diharapkan dapat membaca mekanisme tersebut dengan baik dan hati-hati. Tanggal-tanggal penting harus dicatat agar tidak salah. Secara umum, tahapan pendaftaran ulang calon mahasiswa Unand melalui jalur seleksi SNMPTN 2020 adalah:

  • Pembayaran UKT (15 April - 5 Mei 2020) melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) secara online melalui e-channel (ATM, Mobille Banking, Internet Banking, Transfer antar Bank) atau Teller Cabang BSM di seluruh Indonesia dengan menggunakan nomor pendaftaran SNMPTN. Bagi Calon Mahasiswa yang terdaftar KIP tetap mengikuti Prosedur Pra Registrasi, dan tidak memiliki tagihan Bank akan tetapi mendapatkan PIN Registrasi online.link petunjuk pembayaran : https://unand.net/paysnmptn
  • Melakukan registrasi online dan mengisi biodata pada https://registrasi.unand.ac.id  dengan memasukkan No.Pendaftaran dan PIN (6 digit angka) yang diperoleh dari Bank Syariah Mandiri (BSM)  (16 April – 5 Mei 2020) Mengunggah (upload) dokumen yang diperlukan dalam sistem online, 
  • Pendaftaran Peserta BPJS (Jadwal Menyusul). Seluruh calon mahasiswa wajib mempunyai kartu Peserta Asuransi Kesehatan yang masih berlaku (BPJS Kesehatan/ASKES/JAMKESMAS/JAMKESDA/KIS) dan terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes Tingkat I) Klinik Medika Andalas. Bagi yang belum terdaftar sebagai peserta Asuransi Kesehatan JKN-KIS BPJS Kesehatan agar segera melakukan pendaftaran dan memilih Klinik Medika Andalas sebagai Faskes Tingkat I. Kartu JKN-KIS baru bisa aktif 14 hari kalender terhitung sejak pertama mendaftar. Tata cara pendaftaran peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan dapat dilihat melalui link berikut ini:

    https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/index.php/pages/detail/2014/15/Pendaftaran-Peserta.
  • Pemeriksaan kesehatan (Jadwal Menyusul)

Biaya pemeriksaan: 

  - Kelompok IPA sebesar Rp. 250.000,- (Dua ratus lima puluh ribu rupiah) meliputi kesehatan umum, kesehatan gigi, narkoba, HIV, dan buta warna

Biaya di transfer melalui rekening atas nama : RPL 010 Unand OPR BLU RSGMP dengan nomor rekening : 7788667714 pada Bank Syariah Mandiri. Biaya tersebut di luar pembayaran UKT. Formulir pemeriksaan kesehatan download disini (dibawa saat pemeriksaan)

  • Pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM/ATM), Dalam pembuatan KTM, mahasiswa harus terdaftar sebagai nasabah Bank Syariah Mandiri. Petunjuk pembukaan rekening dan KTM online melalui link:
    https://unand.net/ktm20
  • Lain-lain
    1. Bagi calon mahasiswa yang bermasalah dalam proses registrasi dapat menghubungi sekretariat melalui email  Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 
    2. Mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) wajib tinggal di Asrama, dan mengikuti semua ketentuan yang berlaku di asrama. Tata cara pendaftaran asrama diatur tersendiri melalui pengelola asrama;
    3. Jika mengundurkan diri setelah mendaftar, UKT yang sudah disetor tidak dapat diminta kembali.

Bagi semua calon mahasiswa yang lulus seleksi SNMPTN  2020 dapat mengunduh semua dokumen yang ada di bawah, agar dapat dibawa pada saat verifikasi dokumen sebagai syarat kelengkapan pendaftaran. 

  • Surat pernyataan Mahasiswa Baru (yang sudah lengkap) - Download
  • Formulir pemeriksaan kesehatan mahasiswa - Download
  • Surat Pernyataan Penghasilan Orang Tua (Pekerjaan Non Formal) - Download
  • Surat Pernyataan Orang Tua/Wali - Download
  • Surat Pernyataan Peneriman KIP (Kartu indonesia Pintar) - Download
  • Surat Pernyataan Penerima KIP bersedia tinggal di Asrama - Download

Rektor Unand mengucapkan selamat kepada adik-adik yang telah diterima melalui jalur seleksi SNMPTN 2020. Kelalaian dan kesalahan akibat tidak mengikuti mekanisme pendaftaran ulang yang telah ditentukan dapat mengakibatkan pembatalan kelulusan.

 

 

Universitas Andalas

06 Maret 2020
Focus Group Discussion
Padang (Unand) - Universitas Andalas siap menyelenggarakan Kampus Merdeka yang merupakan kebijakan baru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia.
 

Hal ini disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH saat memberikan sambutan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud RI pada Kamis (5/3) di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang.

Kegiatan FGD ini dipandu oleh Wakil Rektor I Universitas Andalas Prof. Dr. Mansyurdin, MS. yang ini dihadiri oleh unsur pemerintahan, masyarakat, perusahaan dan industri termasuk unsur penegak hukum, kejaksaaan dan pengadilan serta akademisi.

Disampaikannya seluruh Rektor dibawah Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU) sudah menandatangani kontrak kinerja dengan dua tema pokok yang pertama bidang keuangan dan bidang pelayanan prima.

“Dalam bidang pelayanan prima ada 14 item dimana setiap Rektor mesti mencapai target tersebut dan selanjutnya perihal persiapan perguruan tinggi untuk melihat berapa potensi dalam melaksanakan program kampus merdeka dan merdeka berlajar,” ujarnya.

Lalu, ia juga menyampaikan berapa jumlah mahasiswa yang harus dilibatkan untuk implementasi kebijakan baru ini.

“Dengan kehadiran Dirjen Dikti dalam kegiatan ini dapat memberikan keyakinan bahwa semua program yang berkaitan dengan kampus merdeka dan merdeka belajar bisa diwujudkan sebagaimana yang diinginkan,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Dirjen Dikti Prof. Nizam, Ph. D menyampaikan untuk perguruan tinggi pemerintah mengeluarkan empat kebijakan baru yang berkaitan dengan Kampus Merdeka.

Pertama, pembukaan program studi baru, dicontohkannya data analisis laris sekali dan susah mencari lulusan data analisis dari Indonesia karena tidak ada program studi di Indonesia. “Makanya perusahaan besar mengambil lulusan data analisis dari Asia Selatan, India, Pakistan dan sebagainya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan selama Program Studi (Prodi) dibutuhkan dunia industri maka Prodi tersebut otomatis dapat dibuka oleh Perguruan Tinggi dengan aturannya.

Kedua, akreditasi perguruan tinggi, saat ini akreditasi berdasarkan undang-undang adaah wajib tapi dilakukan dengan cara yang sama untuk segala Prodi mulai dari pertanian, filsafat, kedokteran dan lain-lain. “Padahal masing-masing program sangat berbeda sifatnya, akreditasi mestinya didasari dengan kebutuhan dua pihak,” terangnya. 

Menurutnya akreditasi didasari kebutuhan internal dan eksternal sehingga akreditasi kedepan didorong untuk sifatnya voluntary.

Ketiga, Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), disampaikannya PTNBH tidak berarti menswastakan PTN. “Sama sekali tidak, fungsi sosial PTN tetap harus dijaga,” tekannya. 

Terakhir hak belajar tiga semester diluar Prodi, dicontohkannya satu semester mahasiswa Teknik Elektro bisa belajar Hubungan Internasional di FISIP dan dua semester lagi berada diluar kampus, selama ini sudah berlangsung KKN, Magang tetapi waktunya sangat pendek. 

“Bentuk program dua semester ini diantaranya Magang atau praktek kerja, proyek didesa, mengajar di sekolah, pertukaran pelajar, penelitian, kegiatan wirausaha, studi atau proyek independen dan proyek kemanusiaan,” tambahnya.

Selanjutnya kegiatan ini dilanjutkan dengan pernyataan dukungan untuk merdeka belajar-kampus merdeka dari Mitra Universitas Andalas.

Untuk bahannya presentasi Dirjen Dikti dapat klik disini (*)

Humas dan Protokol Unand 

29 Maret 2020

Padang (JTI, Unand) - Jurusan Teknik Industri Universitas Andalas melakukan kegiatan JTI Peduli dibantu oleh HMTI FT UNAND. Kegiatan ini bertujuan menyalurkan bantuan untuk mahasiswa yang mengalami kendala selama masa penanganan wabah virus Corona (Covid-19) yang tengah melanda Indonesia. Dalam satu pekan terakhir telah dilakukan pengumpulan donasi oleh dosen-dosen Jurusan Teknik Industri. Hasil dari donasi tersebut kemudian dibagikan untuk mahasiswa JTI yang mengalami kesulitan keuangan dan kebutuhan pokok yang telah didata melalui Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI-FT Unand) yang tersebar di wilayah Padang.

JTI dan HMTI Peduli Mahasiswa 3

Ketua Jurusan Teknik Industri Universitas Andalas, Bapak Ir. Jonrinaldi, Ph.D mengungkapkan bahwa Jurusan Teknik Industri dan HMTI FT-Unand telah menyediakan bantuan dalam pemenuhan kebutuhan pokok mahasiswa yang mengalami kesulitan berupa uang saku dan beras untuk membantu mengurangi beban mahasiswa tersebut.

"Kami menyadari, upaya yang perlu dilakukan Jurusan dalam menyemangati mahasiswa dan membantu meringankan beban mahasiswa adalah dengan pemenuhan kebutuhan pokoknya. Karena itu, Jurusan Teknik Industri dan HMTI FT-Unand juga telah menyediakan uang saku dan beras untuk membantu mahasiswa tersebut.” ujar Bapak Ir. Jonrinaldi, Ph.D dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3/2020).

Menurut Bapak Jonrinaldi, dalam kegiatan ini butuh niat yang lurus dan bantuan dari segala pihak. Dalam prosesnya terlebih dahulu JTI bekerjasama dengan HMTI FT-Unand sebagai organisasi kemahasiswaan dibawah naungan Jurusan Teknik Industri mendata seluruh mahasiswa yang terdampak keuangan akibat pandemi COVID-19. Setiap mahasiswa akan diidentifikasi kelayakannya dan kemudian didata alamatnya di Padang. Selanjutnya dosen mengumpulkan bantuan donasi dana yang akan dipaketkan oleh HMTI FT-Unand dan kemudian disalurkan.

Bapak Jonrinaldi menerangkan, seluruh elemen Jurusan Teknik Industri terus bergerak untuk membantu pencegahan penyebaran Covid-19. Selain memastikan kondisi mahasiswa Teknik Industri yang terdampak dan tidak bisa pulang kampung, Jurusan Teknik Industri juga aktif membantu mahasiswa dalam situasi saat ini.

"Kami terus melakukan upaya optimal untuk memastikan mahasiswa kami terbebas dari Covid-19 sehingga mahasiswa dapat menjalankan kegiatan PBM dengan baik. Dalam pendistribusian, tim HMTI FT-Unand telah langsung mengantarkan ke alamat mahasiswa penerima dengan memperhatikan protokoler kesehatan dan seluruh mahasiswa terdampak telah menerimanya pada Sabtu, 28 Maret 2020" pungkas Bapak Jonrinaldi.

  JTI dan HMTI Peduli Mahasiswa 5  JTI dan HMTI Peduli Mahasiswa 6  JTI dan HMTI Peduli Mahasiswa 7  JTI dan HMTI Peduli Mahasiswa 8

Sebagai informasi, Jurusan Teknik Industri akan terus mengupdate situasi dan kegiatan Jurusan Teknik Industri peduli diharapkan tidak hanya dalam sekali ini saja. Jurusan Teknik Industri juga akan tetap berperan aktif dalam membantu pencegahan penyebaran Covid-19 untuk memutus rantai penularan pada mahasiswa.

 

Admin Web JTI

27 September 2019

Padang (JTI,Unand) - Salah seorang Dosen Jurusan Teknik Industri, Bapak Feri Afrinaldi, Ph.D diundang sebagai Dosen Tamu Online oleh Universitas Binus, Jakarta pada Hari Jum'at, 27 September 2019.

WhatsApp Image 2019 09 27 at 19.16.47

Bapak Feri Afrinaldi, Ph.D diundang sebagai Dosen Tamu Online pada Mata Kuliah Ekonomi Teknik (Engineering Economics) untuk satu sesi pertemuan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dosen-dosen JTI bisa berkiprah lagi untuk kemajuan masyarakat.

WhatsApp Image 2019 09 27 at 19.16.48

 

TTD

Admin Web JTI

 
 

Prodi Teknik Industri Universitas Adzkia - Website: https://ti.adzkia.ac.id/