Teknik Industri | Fakultas Teknik Universitas Andalas
Teknik Industri | Fakultas Teknik Universitas Andalas

sumber: stemconindonesia.org
Didirikan melalui proyek USAID Indonesia Higher Education Partnership Initiative (HEPI), STEMCON adalah sebuah platform bagi industri, pemerintah, dan universitas di AS dan Indonesia untuk berkumpul dan mengembangkan kemitraan dan komunitas praktis untuk mendorong inovasi, kewirausahaan, dan pengembangan pendidikan tinggi dan program jalur dari STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) program antara AS dan Indonesia. Seminar ini menyatukan para pembuat kebijakan, pemimpin perusahaan, pemimpin universitas dan perguruan tinggi, serta industri yang siap untuk melakukan pendekatan inovatif yang berkelanjutan untuk mengembangkan kapasitas pendidikan dan tenaga kerja di Indonesia dan ASEAN yang lebih luas melalui kemitraan publik-swasta yang strategis (sumber: stemconindonesia.org)
Seminar ini mempertemukan ratusan universitas, industri, dan pemimpin pemerintahan dari Indonesia, AS, dan seluruh ASEAN untuk melakukan dialog strategis, pleno interaktif dan sesi teknis, diskusi panel, networking, pameran dan seminar yang akan membuka jalan bagi usaha dan kemitraan baru untuk mencapai tujuan tersebut, memajukan pendidikan tinggi STEM (sumber: stemconindonesia.org).

Seminar ini dilaksanakan tgl 29-30 November 2023. Banyak agenda yang disampaikan pada seminar ini yang salah satu nya adalah "Developing a Strategy for International Quality, Recognition, and Accreditation, dimana Ir. Jonrinaldi, Ph.D, dosen Departemen Teknik Industri menjadi salah satu pembicaranya. Agenda ini ditujukan untuk berbagi pengalaman merumuskan bagaimana strategi suatu program studi STEM dalam menuju akreditasi internasional.
Admin JTI

Sumber: Relawan Jurnal Indonesia (RJI)
Di tengah-tengah karya akademis yang mengesankan dari Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Andalas, salah satu pencapaian yang patut dibanggakan datang dari Ikhwan Arief, seorang dosen yang telah menunjukkan dedikasi dan keahlian luar biasa di luar ruang kelas. Sejak tahun 2018, Ikhwan telah menjadi bagian integral dari Directory of Open Access Journals (DOAJ), sebuah platform penting yang menyediakan akses ke jurnal ilmiah terbuka yang dikaji oleh para ahli. Pengabdiannya dalam mempromosikan dan memastikan kualitas penelitian yang dapat diakses secara luas telah diakui dengan penunjukannya sebagai Ambassador, dan kemudian sebagai Editor.Di tengah-tengah karya akademis yang mengesankan dari Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Andalas, salah satu pencapaian yang patut dibanggakan datang dari Ikhwan Arief, seorang dosen yang telah menunjukkan dedikasi dan keahlian luar biasa di luar ruang kelas. Sejak tahun 2018, Ikhwan telah menjadi bagian integral dari Directory of Open Access Journals (DOAJ), sebuah platform penting yang menyediakan akses ke jurnal ilmiah terbuka yang dikaji oleh para ahli. Pengabdiannya dalam mempromosikan dan memastikan kualitas penelitian yang dapat diakses secara luas telah diakui dengan penunjukannya sebagai Ambassador, dan kemudian sebagai Editor.
Mulai tanggal 8 Januari 2024, Ikhwan akan mengambil langkah penting dalam karirnya dengan menerima tanggung jawab sebagai Managing Editor di DOAJ. Peran barunya ini merupakan pengakuan atas kontribusi dan komitmennya yang berkelanjutan dalam memastikan akses terbuka terhadap pengetahuan ilmiah. DOAJ sendiri berperan penting dalam mendorong akses, transparansi, dan integritas dalam publikasi ilmiah dengan menyediakan sumber yang tepercaya untuk jurnal-jurnal yang sepenuhnya terbuka dan telah melalui proses peer-review yang ketat. Dengan Ikhwan Arief di barisan terdepan, kita dapat mengharapkan kemajuan lebih lanjut dalam inisiatif ini, sembari membawa nama Departemen Teknik Industri Universitas Andalas ke kancah internasional.
admin JTI
Padang (JTI, Unand) - Dalam upaya mendalam untuk menggali pengetahuan dan inovasi yang terkandung dalam publikasi terkini, kami menyelami kolom 'Affiliations' dari data yang ada. Tujuan kami adalah untuk mengidentifikasi karya-karya signifikan yang dihasilkan oleh peneliti dari departemen teknik industri. Hasilnya, kami menemukan serangkaian artikel yang mencerminkan keahlian dan dedikasi peneliti kita dalam menggabungkan tradisi dengan teknologi, mengoptimalkan proses industri melalui kecerdasan buatan, dan mendesain sistem produksi yang adaptif dan dinamis.

Salah satu karya yang menonjol adalah oleh Prof. Nilda Tri Putri dan timnya, yang menulis tentang 'THE READINESS OF MINANG WEAVING TOWARDS HALAL CERTIFICATION'. Dipublikasikan di Journal of Applied Engineering and Technological Science, artikel ini menggali bagaimana industri tenun Minang beradaptasi dengan sertifikasi halal, sebuah langkah signifikan yang menggabungkan nilai tradisional dengan standar global. Penelitian ini membuka jendela ke bagaimana teknik industri dapat memainkan peran penting dalam mempertahankan warisan budaya sekaligus memenuhi tuntutan pasar modern.
Di bidang optimasi, Jonrinaldi Ph.D. membawa terobosan melalui publikasinya 'A knowledge-driven cooperative scatter search for optimization problems' di Expert Systems with Applications. Karya ini menawarkan wawasan baru dalam optimasi industri dengan memadukan heuristik dan kecerdasan buatan, menghasilkan solusi yang tidak hanya efisien tetapi juga revolusioner. Penelitian ini menunjukkan potensi besar dari pendekatan interdisipliner dalam menghadapi tantangan industri yang kompleks.Di bidang optimasi, Jonrinaldi Ph.D. membawa terobosan melalui publikasinya 'A knowledge-driven cooperative scatter search for optimization problems' di Expert Systems with Applications. Karya ini menawarkan wawasan baru dalam optimasi industri dengan memadukan heuristik dan kecerdasan buatan, menghasilkan solusi yang tidak hanya efisien tetapi juga revolusioner. Penelitian ini menunjukkan potensi besar dari pendekatan interdisipliner dalam menghadapi tantangan industri yang kompleks.
Sementara itu, Dr. Dina Rahmayanti, Prof. Rika Ampuh Hadiguna dan tim menawarkan perspektif baru dalam manajemen rantai pasokan melalui 'Supply chain design by developing causal loop diagram and system dynamics', yang diterbitkan di AIP Conference Proceedings. Artikel ini mengembangkan model komprehensif yang memanfaatkan diagram lingkaran sebab-akibat dan dinamika sistem untuk menciptakan rantai pasokan yang lebih responsif dan adaptif. Penelitian ini tidak hanya menunjukkan inovasi dalam pendekatan tetapi juga bagaimana teknik industri dapat meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi operasional.
Ketiga artikel ini, bersama dengan publikasi lainnya, menggarisbawahi bagaimana peneliti Departemen Teknik Industri menghadirkan solusi inovatif dan berdampak terhadap tantangan kontemporer. Mereka tidak hanya memajukan batas-batas pengetahuan tetapi juga menginspirasi aplikasi praktis yang memperkaya industri dan masyarakat. Melalui karya mereka, peneliti kita telah menunjukkan komitmen tak tergoyahkan terhadap keunggulan, inovasi, dan relevansi global, menjadikan Departemen Teknik Industri Universitas Andalas sebagai pusat pemikiran dan praktik yang berpengaruh
Admin Web JTI

Bapak Ikhwan Arief ST MSc menjadi Narasumber pada kegiatan Workshop Peningkatan Webometrics dengan Google Scholar yang dilaksanakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD), Senin (13/11/2023).
Kegiatan ini diikuti sebanyak 60 orang yang terdiri dari berbagai unit kerja yakni LPM, LP2M, Pusat Pengembangan Standar Mutu, Pusat Pendampingan dan Pengembangan Mutu Mahasiswa, Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Pusat HKI Paten dan Publikasi Ilmiah, UPT Perpustakaan, Humas, serta Kaprodi dan Sekprodi lingkungan fakultas UIN Raden Intan Lampung.
Acara dibuka oleh Rektor Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD di Meeting Room Lt.1 Gedung Academic & Research Center kampus setempat.
Bapak Ikhwan Arief yang juga sebagai Editor Jurnal Optimasi Sistem Industri (JOSI) Sinta 2 & Scopus mengatakan, Webometrics merupakan alat ukur penilaian terhadap seluruh universitas di dunia yang juga berdampak pada pemeringkatan lainnya, misal QS World University Rankings (QS WUR), Times Higher Education (THE), Scimago Institutions Rankings (SIR).
Selanjutnya, Bapak Ikhwan menuturkan webometrics tidak hanya mengandalkan satu unit saja, namun harus terintegrasi semuanya berkolaborasi,” ujarnya.
Webometrics melakukan pemeringkatan yang dirilis dalam 2 periode yaitu pada bulan Januari dan Juli. Indikator utama dari penilaian webometrics ini, yaitu: Visibility (50%), Openness (10%), dan Excellence (40%).
Prodi Teknik Industri Universitas Adzkia - Website: https://ti.adzkia.ac.id/