29 Maret 2025

Padang (DTI, Unand) - Alhamdulillah, Program Sarjana Teknik Industri Universitas Andalas telah terakreditasi internasional IABEE (General) hingga 31 Maret 2030 (https://evaluation.iabee.or.id/#/accreditation/summary/search).

Sertifikat IABEE S1 TI  

 

Selamat untuk seluruh Sivitas Akademika Departemen Teknik Industri Universitas Andalas.

 

Admin Web JTI

21 Desember 2024

Padang (DTI, Unand) - Alhamdulillah, berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik No. 0750/SK/LAM Teknik/AD/XII/2024, Program Doktor Program Studi Teknik Indutri Universitas Andalas telah terakreditasi dengan Peringkat Baik Sekali. 

Sertifikat Akreditasi S3 2024 2029 

 

Selamat untuk seluruh Sivitas Akademika Departemen Teknik Industri Universitas Andalas.

 

Admin Web JTI

05 Juli 2024

Padang (DTI, Unand) - Sifitas akademika dari Teknik Industri Universitas Andalas, yang terdiri dari Henmaidi, Alexie Heryandi Bronto Adi, Ikhwan Arief, dan Ghina Metavia, bekerja sama dengan Nurike Oktavia dari Politeknik ATI Padang, menyelesaikan penelitian penting mengenai analisis rantai nilai industri ayam petelur di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal internasional IJASEIT dengan DOI: 10.1088/1755-1315/492/1/012156.

Henmaidi Henmaidi

   Henmaidi, ST, M.Eng.Sc, Ph.D

cover ijaseit2014

Permintaan akan produk unggas, terutama telur dan daging ayam, mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Kabupaten Limapuluh Kota menjadi salah satu daerah dengan populasi ayam petelur terbesar di Sumatera Barat, mencapai angka 10 juta. Meskipun demikian, industri ini menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah penurunan jumlah peternak akibat margin keuntungan yang rendah.

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana nilai tambah didistribusikan di antara pelaku rantai pasok industri ayam petelur. Penelitian ini juga menganalisis saluran distribusi serta penciptaan nilai di sepanjang rantai pasok. Penelitian ini menggunakan metode Hayami untuk menganalisis nilai tambah, dengan mendefinisikan nilai tambah sebagai selisih antara nilai output dan input.

Penelitian ini menemukan bahwa rantai nilai industri ayam petelur di Kabupaten Limapuluh Kota melibatkan beberapa pelaku utama, yakni toko unggas, peternak, pedagang pengumpul, pedagang besar, dan pedagang kecil. Toko unggas menyediakan kebutuhan produksi seperti DOC (Day Old Chick), pakan, obat-obatan, dan peralatan kandang. Peternak membesarkan ayam petelur untuk menghasilkan telur, yang kemudian dikumpulkan oleh pedagang pengumpul dan didistribusikan ke pedagang besar atau langsung ke konsumen.

Distribusi nilai tambah menunjukkan ketidakseimbangan yang signifikan. Pedagang besar memperoleh nilai tambah terbesar sebesar 29,11%, diikuti oleh peternak dengan 29,05%. Pedagang kecil mendapatkan 20,07%, toko unggas 14,17%, dan pedagang pengumpul memperoleh nilai tambah terkecil sebesar 7,60%. Ketidakseimbangan ini terutama disebabkan oleh rendahnya posisi tawar peternak dalam rantai pasok.

Untuk mengatasi ketidakseimbangan dalam distribusi nilai tambah, tim peneliti merekomendasikan adanya dukungan dari pemerintah untuk meningkatkan akses informasi pasar bagi peternak dan memperbaiki rantai distribusi. Selain itu, kolaborasi yang erat antara semua pelaku industri, termasuk peternak besar dan kecil, sangat diperlukan untuk menciptakan rantai pasok yang lebih efisien dan adil.

Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang distribusi nilai tambah dalam industri ayam petelur di Kabupaten Limapuluh Kota. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang struktur rantai nilai, diharapkan langkah-langkah strategis dapat diambil untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dan efisiensi industri secara keseluruhan. Dukungan dan intervensi dari pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan sistem agribisnis yang lebih berkelanjutan dan adil.

Penelitian ini merupakan contoh nyata dari dedikasi dan kinerja sifitas akademika Teknik Industri Universitas Andalas dalam kontribusinya terhadap pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Indonesia. Prestasi ini tidak hanya memperkuat posisi Universitas Andalas sebagai institusi pendidikan tinggi terkemuka, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penelitian ini, dapat mengunjungi jurnal IJASEIT atau menghubungi Fakultas Teknik Industri, Universitas Andalas.

 

Admin Web JTI

02 Maret 2024

Padang (DTI, Unand) - Dalam rangka meningkatkan dan memajukan kesejahteraan bangsa, penting untuk memiliki fondasi yang kuat sebagai landasan untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satu langkah yang diambil adalah peningkatan kualitas pendidikan di dalam negeri. Dengan meningkatkan mutu pendidikan yang sesuai dengan standar internasional, maka perkembangan pendidikan akan sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, daya saing, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi nasional, yang pada akhirnya dapat membawa kemajuan bagi bangsa.  

HEPI Projects

 

Fakultas Teknik Universitas Andalas (UNAND) telah berkomitmen untuk terus meningkatkan standar mutu pendidikan guna mencapai standar kelas dunia. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menjalin kerja sama dan kemitraan dengan Arizona State University (ASU) melalui United States Agency International Development–Higher Education Partnership Initiative (USAID-HEPI).

USAID HEPI adalah hasil kolaborasi antara USAID dan Arizona State University (ASU) yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama antar lembaga pendidikan tinggi di Amerika Serikat dan Indonesia. Program ini difokuskan pada peningkatan kurikulum dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) di beberapa perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Unand. Tujuannya adalah untuk meningkatkan standar pendidikan tinggi di Indonesia secara global dan merespons kebutuhan industri dengan terus memperbaharui kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan global.

Sebagai salah satu bentuk implementasi USAID-HEPI project, 2 (dua) orang mahasiswa Teknik Industri (Muhammad Nabil Ibadurrahman & Fikri Keynobi, Angkatan 2021) dan 1 (satu) orang mahasiswa Teknik Lingkungan (Raisa Muyo, Angkatan 2021) dari UNAND berkolaborasi dengan 2 (dua) orang mahasiswa Teknik Mesin (Matalin Hansen & Isaac Liimatta) dan 1 (satu) orang mahasiswa Teknik Komputer (Jonathan Lawson) dari ASU dalam Program Engineering Project in Community Service (EPICS) dengan judul Proyek: Community-Based Marine Litter Management, sebuah upaya pembelajaran berbasis proyek lintas disiplin ilmu, untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyelesaikan masalah keteknikan dan mengusulkan solusi inovatif untuk komunitas masyarakat lokal dalam Pengelolaan sampah laut di daerah Pantai Purus, Padang. 

Persiapan Global EPICS Projects PT Indonesia dgn ASU

Persiapan Pelaksanaan Global EPICS Projects, Tim Arizona State University (ASU) dengan Tim UNAND, ITB, ITS, dan UNHAS

Proyek ini bertujuan untuk pengelolaan sampah laut yang optimal sehingga meningkatkan manfaat bagi masyarakat nelayan yang ada di kawasan Pantai Purus, Padang. Saat ini pengelolaan sampah laut di kawasan Pantai Purus dengan panjang pantai 5 kilometer masih dikelola dengan cara manual sehingga biaya dan waktu yang harus dialokasikan oleh masyarakat nelayan menjadi tidak ekonomis. Oleh karena itu, proyek ini ditujukan untuk membantu masyarakat dalam kegiatan pengelolaan sampah laut nya agar memberikan manfaat bagi nelayan dan juga pemerintah Kota Padang. Mitra yang bisa terlibat dalam proyek ini, disamping mahasiswa UNAND dan ASU adalah pemerintah Kota Padang melalui dinas terkait, mitra bisnis, dan organisasi nirlaba. Perusahaan manufaktur bisa dilibatkan juga dalam pembuatan peralatan atau mesin yang nantinya dirancang untuk membantu dalam pengelolaan sampah ini. Proyek ini dilaksanakan dalam durasi minimal 1 (satu) semester.

Meeting 1 Students UNAND ASU

Perkuliahan Perdana Mahasiswa Teknik Industri & Teknik Lingkungan UNAND dengan Mahasiswa Teknik Mesin & Teknik Komputer ASU

Dengan adanya kerjasama antara Unand dan ASU dalam program USAID HEPI, diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan Teknik Industri Fakultas Teknik dan Prodi STEM  lainnya di Unand agar sesuai dengan standar internasional. Kolaborasi ini diharapkan juga memberikan kesempatan lebih besar bagi lulusan FT Unand untuk mendapatkan pekerjaan yang berkualitas, meningkatkan daya saing mereka, dan meraih reputasi internasional untuk sistem pendidikan tinggi di Indonesia.

              

Admin Web JTI

 
 

Prodi Teknik Industri Universitas Adzkia - Website: https://ti.adzkia.ac.id/