09 Juli 2019

Hasil Seleksi dan Mekanisme Pendaftaran Ulang Calon Mahasiswa yang Lulus SBMPTN 2019

Sesuai dengan jadwal, pengumuman kelulusan SBMPTN 2019 oleh Panitia Pusat telah yang dilaksanakan pada hari selasa tanggal 09 Juli 2019 pada laman https://pengumuman.sbmptn.ac.id dan https://sbmptn.unand.ac.id.

Bagi calon mahasiswa yang diterima pada program studi Teknik Industri Fakultas Universitas Andalas dapat membaca pengumuman kelulusan di sini dan Tata cara pendaftaran ulang di sini.

Calon mahasiswa diharapkan dapat membaca mekanisme tersebut dengan baik dan hati-hati. Tanggal-tanggal penting harus dicatat agar tidak salah. Secara umum, tahapan pendaftaran ulang calon mahasiswa Unand melalui jalur seleksi SBMPTN 2019 adalah:

  • Pra Pendaftaran secara online pada laman https://pmb.unand.ac.id atau https://ukt.unand.ac.id (11 Juli – 15 Juli 2019),
  • Pembayaran UKT (12 Juli – 16 Juli 2019) Pada Bank Nagari (BPD Sumbar),
  • Melakukan registrasi online dan mengisi biodata pada https://registrasi.unand.ac.id dengan memasukkan No.Pendaftaran dan PIN (6 digit angka) yang diperoleh dari Bank Nagari (12 Juli – 16 Juli 2019),
  • Daftar ulang/verifikasi dokumen (di Auditorium Universitas Andalas pada tanggal 16 Juli 2019 dan 17 Juli 2019, harus hadir pukul 8.00 WIB).
  • Bagi yang tidak hadir/ terlambat dianggap mengundurkan diri sebagai calon mahasiswa Unand melalui jalur SBMPTN 2019.
  • Pendaftaran asuransi Kesehatan (10 Juli - 15 Juli 2019), Pendaftaran dapat dilakukan di masing-masing cabang BPJS, dengan memilih Klinik Medika Andalas sebagai Faskes Tingkat I (kecuali peserta yang lulus di Program Studi Kampus Payakumbuh boleh Faskes di wilayah tersebut) pada  ketentuan yang dapat dilihat pada point I di Tata cara pendaftaran ulang.

Untuk jadwal verifikasi dokumen sesuai jadwal sebagai berikut: 

  

NO.

HARI/TANGGAL/WAKTU

FAKULTAS

TEMPAT

1

Selasa, 16 Juli 2019

Jam 08.00 - 16.00 WIB

1.    Teknik

Auditorium,

Kampus Unand, Limau Manis

Untuk jadwal Pemeriksaan Kesehatan sesuai dengan jadwal sebagai berikut:

No.

Tanggal

Tempat dan Waktu

Pembagian Fakultas 

1.      

13 Juli 2019               

Rumah Sakit UNAND

Jam 08.00 – 16.00 WIB                                       

Teknik                  

             

Catatan : Peserta dari luar Sumatera Barat diberi kesempatan pemeriksaan kesehatan tanggal 16 atau 17 Juli 2019

Kepada calon mahasiswa baru jalur SBMPTN Tahun 2019 yang melamar Beasiswa Bidikmisi harus membawa dokumen kelengkapan bidikmisi yang dapat dilihat di Tata cara pendaftaran ulang, dan harus hadir pada:

Hari/tanggal : Selasa-Rabu/ 16 Juli - 17 Juli 2019

Pukul           : 08.00 WIB s.d 16.00 WIB

Tempat        : Auditorium Universitas Andalas, Kampus Limau Manis Padang

Acara           : Wawancara Beasiswa Bidikmisi 2019

Bagi semua calon mahasiswa yang lulus seleksi SBMPTN 2019 dapat mengunduh semua dokumen yang ada pada lampiran, agar dapat dibawa pada saat verifikasi dokumen sebagai syarat kelengkapan pendaftaran. Dokumen dapat di download disini.

  • Dokumen Pemeriksaan Kesehatan Calon Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN 2019 - Download 

           - Untuk Pemeriksaan Kesehatan diharapkan membawa map:

           - Wanita : Map Pink

           - Laki-laki : Map Biru

           - Seluruh Form untuk dapat diisi dengan pulpen tinta biru (standar/pilot)

  • Surat pernyataan Mahasiswa Baru (yang sudah lengkap) - Download
  • Surat Pernyataan Penghasilan Orang Tua (Pekerjaan Non Formal) - Download
  • Surat Pernyataan Orang Tua/Wali - Download
  • Surat Pernyataan bersedia tinggal di asrama - Download
  • Surat Pernyataan Penerima Bidikmisi - Download 
  • Formulir pembuatan rekening Bank Nagari dan KTM yang sudah dicetak dan dilengkapi pada saat pengisian biodata di registrasi.unand.ac.id

Rektor Unand mengucapkan selamat kepada adik-adik yang telah diterima melalui jalur seleksi SBMPTN 2019. Kelalaian dan kesalahan akibat tidak mengikuti mekanisme pendaftaran ulang yang telah ditentukan dapat mengakibatkan pembatalan kelulusan.

Info dari www.unand.ac.id

TTD

Admin Web JTI

25 Jun 2019

Padang (Unand) - Universitas Andalas mengukuhkan Guru Besar Tetap dari Fakultas Teknik.

Kedua guru besar tetap dari Fakultas Teknik tersebut yakni Prof. Dr. Eng. Ariadi Hazmi, ST, MT (Guru Besar Tetap dalam bidang ilmu teknik tegangan tinggi) dan Prof. Dr. Rika Ampuh Hadiguna, IPM (Guru Besar Tetap dalam bidang ilmu system logistic).

Pengukuhan ini berlangsung di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang pada Selasa (25/6) yang juga dihadiri oleh Guru Besar Tamu dari Institut Teknologi Bandung Prof. Dr. Reynaldo Zoro.

Pemasangan kalung tanda kehormatan Profesor di pasangkan langsung oleh Ketua Majelis Guru Besar (Prof. Dr. Ir. Fauzan Azima, MS) didampingi Wakil Rektor I Universitas Andalas (Prof. Dr. Dachriyanus, Apt), Sekretaris MGB (Prof. Dr. Erizal Mukhtar, MS) dan Dekan Fakultas Teknik (Ir. Insannul Kamil, Ph. D).

Dalam pengukuhan ini Prof. Dr. Eng. Ariadi Hazmi, ST, MT menyampaikan Orasi Ilmiah mengenai Petir: Fenomena Alam, Bahaya dan Manfaatnya.

Disampaikannya petir merupakan fenomena alam yang biasanya terjadi pada saat turun hujan dilangit yang memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan, beberapa saat kemudian disertai dengan suara keras yang menggelegaryang disebut guruh.

“Petir terjadi karena adanya perbedaan potensial antara awan dan bumi atau antar awan, saat petir terjadi ada pelepasan muatan listrik statis yang menetralisasi muatan pada dua daerah yang bermuatan listrik berbeda selama badai,” jelasnya.

Ditambahkannya selain menimbulkan bahaya dan bencana bagi kehidupan manusia dan fasilitas umum juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia yakni saat terjadi petir akan terbentuk ozon yang berguna untuk melindungi bumi dari sinar ultraviolet matahari dan nitrogen oksida yang berguna untuk kesuburan tanah melalui hujan.

Sementara itu, Prof. Dr. Rika Ampuh Hadiguna, IPM menyampaikan orasi ilmiah tentang Teknologi Blockchain dan Bigdata pada system logistic modern menuju era industri 5.0.

Disampaikannya Industri 5.0 merupakan tantangan yang harus dihadapi meskipun indonesia baru memulai era making indonesia 4.0 sebagai sebuah peta jalan yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi era industri 4.0 yang diprakarsa kementerian perindustrian.

“Making Industri 4.0 menetapkan lima teknologi utama penopang yaitu internet of things, artificial intelegance, human-machine interface, robotika dan sensor serta 3 D printing,” ujarnya yang juga Wakil Dekan I Fakultas Teknologi Informasi Universitas Andalas.

Dikatakannya sektor-sektor yang diprioritaskan adalah otomotif, elektronik, makanan dan minuman, kimia, tekstil, clothing dan alas kaki.

“Kementerian perindustrian meluncurkan model pengukuran indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk mengetahui tingkat kesiapan perusahaan-perusahaan manufaktur indonesia,” ungkapnya.

Ditambahkannya system logistic 5.0 akan ditandai dengan pengoperasian system super cerdas dari storage, autonomous vehicle dan pesawat nirawak (drone).

Tantangan bagi dunia logistic indonesia menuju era industri 5.0 dikatakannya adalah pembangunan dan pengembagan teknologi blockchain terintegrasi cloud computing berbasis bigdata yang terfokus pada logistik lask mile, logistik pedesaan, logistik antar pulau terpencil, logistik klaster IKM, logistik kemanusiaan dan logistik Halal.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Andalas Prof. Dr. Dachriyanus, Apt mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Eng. Ariadi Hazmi, ST, MT dan Prof. Dr. Rika Ampuh Hadiguna, IPM sebagai Guru Besar Tetap pada Fakultas Teknik. 

Dikatakannya saat ini Universitas Andalas memiliki 156 Guru Besar. “Kalau dari segi jumlah mungkin sudah banyak tetapi dari standar Dikti masih belum,” ungkapnya.

Dikatakannya untuk mendapatkan komposisi yang bagus seharusnya 30% dari jumlah dosen bergelar Guru Besar dimana saat ini jumlah total dosen Universitas Andalas berjumlah 1.356.

Sedangkan sekarang persentase Guru Besar Universitas Andalas baru mencapai 11%. “Diperlukan usaha yang kuat untuk meningkatkan komposisi dosen yang bergelar Guru Besar,” ungkapnya.

Ia mengharapkan para sejawat yang belum mencapai Guru Besar agar bersegera untuk mengusulkannya. “Selagi DIKTI memberikan kemudahan-kemudahan karena sekarang masih berdasarkan Number of Publication,” ujarnya.

Ditambahkannya cepat atau lambat Dikti akan menerapkan bukan berdasarkan Number of Publication tetapi berdasarkan H Indeks, kalau H indeks sudah diterapkan tentu akan menjadi lebih sulit.

Maka dari itu, ia meminta kepada Lector Kepala untuk secepatnya mengusulkan menjadi Guru Besar karena jabatan tertinggi dosen pada hakikatnya adalah Guru Besar.(*)

Humas dan Protokol Unand

08 Mei 2019

 

Penetapan Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Magister (S2) Teknik Industri Universitas Andalas Gelombang I TA 2019/2020 Nama-nama yang tersebut pada lampiran dibawah keputusan ini dinyatakan lulus sebagai Calon Mahasiswa Baru Program Studi Magister (S2) Teknik Industri Universitas Andalas Tahun Akademik 2019/2020.

Untuk hasil seleksi bisa di unduh disini

Untuk Biaya Pendidikan bisa di unduh disini

Untuk Pendaftaran Ulang bisa dilihat disini

Info dari www.pasca.unand.ac.id

TTD

Admin Web JTI

31 Maret 2019

Padang (JTI, Unand) – Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa Teknik Industri, peningkatan kualitas laboratorium merupakan salah satu hal yang sangat diperlukan. Untuk itu, Jurusan Teknik Industri yang didukung oleh Tim Advisor dari PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) melakukan proses instalasi/ perancangan Mini Assembly Line Laboratorium Sistem Produksi (LSP) selama 3 hari, Jum'at - Minggu, 29 - 31 Maret 2019 dimana pengadaan peralatan Mini Assembly Line nya sendiri sudah dilakukan pada tahun 2018.

 Mini Assembly Line 1

 Tim Advisor PT. Astra Daihatsu Motor yang dipimpin oleh Bapak Fauzan Diaz, ST (alumni Teknik Industri UNAND angkatan 2001) memberikan pengarahan selama proses instalasi berlangsung. Proses Instalasi sendiri dibantu oleh tim asistem dari Laboratorium Sistem Produksi (LSP). Fasilitas Mini Assembly Line ini nantinya mendukung pelaksanaan praktikum terintegrasi Teknik Industri serta praktikum dari mata kuliah - mata kuliah lainnya yang terkait.

Mini Assembly Line 7      Mini Assembly Line 5

Setelah proses instalasi selesai, Bapak Fauzan Diaz, ST memberikan pengarahan kepada tim asisten praktikum terkait dengan modul-modul yang akan dirancang yang disesuaikan dengan fasilitas Mini Assembly Line tersebut. Tim asisten diberikan pengetahuan praktis tentang proses assembly dan desain seperti apa yang bisa disiapkan oleh tim asistem pada modul-modul praktikum nantinya. Proses Instalasi sendiri juga diikuti oleh beberapa dosen dengan tujuan untuk menyamakan persepsi tentang proses praktikum dan produk apa yang nantinya akan digunakan dalam kegiatan praktikum.

Mini Assembly Line 6      Mini Assembly Line 4

Pada bagian akhir setelah proses instalasi selesai, Jurusan Teknik Industri melalui Ketua Jurusan, Bapak Ir. Jonrinaldi, Ph.D mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Advisor dari PT. Astra Daihatsu Motor atas kontribusinya dalam mewujudkan Mini Assembly Line pada Laboratorium Sistem Produksi (LSP) ini.

 Mini Assembly Line 2      Mini Assembly Line 3   

                                                                      

TTD

 Admin Web JTI

 
 

Prodi Teknik Industri Universitas Adzkia - Website: https://ti.adzkia.ac.id/